Mau Nikah tapi Belum Sunat, Jadinya Nikah Dulu atau Sunat Dulu? Berikut Penjelasannya

Sebagian besar orang setuju bahwa pernikahan merupakan momen yang sangat sakral, sehingga persiapannya pun harus benar-benar dilakukan secara matang. Baik dari segi finansial, mental, maupun fisik.
Namun, tak semua proses menuju pernikahan bisa berjalan lancar tanpa kendala. Ada kalanya ditemui sejumlah masalah yang membutuhkan pengambilan keputusan yang tepat dan bijak. Termasuk yang bersifat personal serta cukup sensitif, seperti misalnya kondisi Anda atau pasangan yang ternyata belum disunat.
Dalam agama Islam sendiri, sunat merupakan hal yang wajib. Tak heran, sunat dewasa pun kerap dijumpai di kalangan laki-laki yang akan menikah. Namun, pertanyaannya, sebenarnya seperti apa keputusan paling tepat? Sunat dulu sebelum menikah atau justru menikah dulu baru sunat belakangan?
Berikut penjelasan lengkapnya, agar langkah yang Anda ambil tetap sesuai dengan nilai kesehatan dan kepercayaan masing-masing.
Waktu Ideal Sunat Dewasa, Sebelum atau Sesudah Menikah?

Secara medis, sunat sebelum menikah sangatlah penting. Alasan pertama karena faktor kesehatan dan alasan kedua karena faktor kebersihan. Dengan melakukan sunat, area penis menjadi lebih bersih dan berbagai risiko penyakit pun dapat diminimalkan.
Jadi, faktor kesehatan dan kebersihan ini saling terhubung untuk hasil sunat optimal yang akan berdampak positif seumur hidup alias dalam jangka panjang. Seperti diketahui, sunat adalah prosedur pemotongan/pengangkatan sebagian atau seluruh kulup yang menutupi kepala penis.
Nah, kulup sendiri merupakan tempat yang rawan menjadi sarang berkumpulnya berbagai virus, bakteri, kuman, dan kotoran-kotoran penyebab penyakit lainnya. Namun, dengan diangkatnya kulup melalui prosedur sunat, risiko-risiko masalah kesehatan terkait area vital akan turut menurun.
Secara pribadi, tentu Anda ingin benar-benar sehat sebelum menikah, bukan? Termasuk hendak meminimalkan risiko penularan penyakit-penyakit tertentu kepada pasangan?
Selain itu, dari segi penampilan atau estetika, penis yang disunat akan tampak lebih rapi dan simetris daripada penis yang tidak disunat. Alhasil, banyak laki-laki yang merasa kepercayaan diri mereka turut meningkat ketika tiba saatnya berhubungan intim dengan pasangan.
Lalu, dari sisi agama, terutama Islam, sunat termasuk amalan yang sangat dianjurkan bagi laki-laki—bahkan bersifat wajib. Oleh karena itu, melakukan sunat sebelum menikah dianggap jauh lebih ideal daripada setelah menikah karena dapat menyempurnakan kesiapan lahir dan batin dalam membangun rumah tangga.
Kendati demikian, pada akhirnya keputusan akhir tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan, waktu, dan kesiapan masing-masing individu. Jadi, sebaiknya Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan tenaga medis terkait untuk mendapatkan saran yang paling tepat.
Risiko Menunda Sunat Dewasa hingga Setelah Menikah

Secara umum, menunda sunat dewasa hingga setelah menikah memang memungkinkan, terlebih jika tidak menganut kepercayaan yang mewajibkan sunat. Namun, selain itu, tentu saja ada beberapa risiko lain yang perlu Anda pertimbangkan.
Dari sisi medis, pria yang belum disunat cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami beberapa masalah kesehatan terkait area vital. Mulai dari penumpukan smegma, infeksi/peradangan di kepala penis (balanitis), fimosis, dan lain-lain.
Lalu, dari sisi hubungan suami-istri, menunda sunat juga bisa berdampak pada kenyamanan bersama. Sebab, dalam sejumlah kasus, kondisi tertentu penis yang belum disunat dapat meningkatkan risiko infeksi bahkan penyakit menular seksual, yang tentunya tidak hanya berbahaya bagi diri Anda sendiri, tetapi juga pasangan.
Selain itu, beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa ada keterkaitan erat antara kebersihan organ reproduksi pria dengan kesehatan pasangan. Termasuk risiko infeksi pada wanita hingga kanker serviks yang dapat diminimalkan jika punya pasangan yang telah disunat.
Circum by Mutiara Cikutra, Solusi Sunat Dewasa Super Aman!
Bagi Anda yang berniat melakukan sunat dewasa sebelum menikah, pastikan Anda memilih tempat sunat yang aman, berkualitas, dan tepercaya. Adapun salah satu rekomendasi terbaiknya yaitu Circum by Mutiara Cikutra.
Klinik ini telah terdaftar resmi dan mengantongi izin Kementerian Kesehatan, sehingga kualitas maupun keamanannya dipastikan sudah terjamin. Menariknya lagi, selain sunat dewasa, di sini juga tersedia berbagai jenis layanan sunat lainnya.
Mulai dari sunat bayi, sunat anak—termasuk anak gemuk dan berkebutuhan khusus, sunat remaja, sunat massal, hingga bahkan sunat reparasi. Tentunya dengan metode-metode modern pilihan yang berteknologi canggih.
Bagaimana? Tertarik? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda ke cabang terdekat Circum by Mutiara Cikutra di kota Anda dan dapatkan pengalaman sunat dewasa terbaik bersama dokter profesional berkualitas!
Referensi:






