Sunat Dewasa: Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

Sunat atau khitan adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat kulit yang menutupi kepala penis (kulup) laki-laki. Prosedur ini biasanya dilakukan karena berbagai faktor, mulai dari agama, adat-budaya, kebersihan, hingga kesehatan.
Jika dikategorikan berdasarkan usia, maka sunat secara umum terdiri dari sunat bayi, sunat anak, sunat remaja, dan sunat dewasa. Sesuai namanya, sunat bayi, anak, dan remaja adalah sunat yang dilakukan di usia-usia tersebut. Begitu pula dengan sunat dewasa yang dilakukan ketika seorang laki-laki menginjak usia dewasa.
Pertanyaannya, apakah ada risiko melakukan sunat di usia dewasa? Lalu, hal apa saja yang harus diperhatikan setelah menjalani prosedurnya? Berikut informasi lengkapnya untuk Anda.
Faktor Risiko Melakukan Sunat saat Usia Sudah Dewasa

Umumnya, sunat atau khitan memang banyak dilakukan saat seorang laki-laki masih bayi atau anak-anak. Namun, bukan berarti bahwa sunat tidak bisa dilakukan setelah menginjak usia dewasa.
Kendati begitu, tak dimungkiri bahwa sebagian laki-laki biasanya merasa takut dan cemas melakukan sunat di usia dewasa. Bukan tanpa alasan memang, mengingat sunat dewasa lebih berisiko dibanding sunat yang dilakukan sejak usia dini.
Lantas, apa saja risiko melakukan sunat ketika usia sudah dewasa? Berikut beberapa di antaranya:
- Risiko infeksi atau peradangan pascasunat.
- Risiko cedera pada penis atau kelenjar dan uretra.
- Risiko pendarahan pascasunat, termasuk penggumpalan darah di batang penis.
- Risiko sayatan yang lebih mudah terlepas, meskipun ini termasuk kasus yang cukup jarang terjadi.
- Risiko meatal stenosis, yaitu kondisi ketika meatus (lubang kencing) mengalami penyempitan sehingga aliran urine menjadi terhambat.
- Risiko penoscrotal webbing, yaitu kondisi skrotum yang menyatu dengan kulit penis. Ini merupakan risiko yang biasanya terjadi sebagai efek samping melakukan sunat di usia dewasa. Namun, kondisi ini juga bisa termasuk kondisi bawaan sejak lahir.
Sementara itu, sejumlah faktor risiko yang membuat sunat dewasa dianggap lebih menantang dibanding sunat bayi maupun sunat anak, antara lain:
- Kulup penis laki-laki dewasa lebih alot dibandingkan bayi dan anak-anak. Hal ini membuat prosedurnya sedikit lebih sulit dibanding sunat bayi ataupun sunat anak.
- Kemampuan regenerasi jaringan kulit laki-laki dewasa tidak lagi secepat bayi dan anak-anak. Hal ini membuat proses pemulihan pascasunat menjadi lebih lama.
- Laki-laki dewasa lebih rentan mengalami ereksi, sehingga prosedur sunatnya pun akan menjadi lebih sulit.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Sunat Dewasa

Setelah menjalani prosedur sunat dewasa, berikut beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan agar bisa segera pulih dengan optimal:
Jenis Aktivitas
Ketika Anda baru saja menjalani prosedur sunat, umumnya Anda akan dianjurkan untuk membatasi aktivitas harian. Utamanya agar tidak melakukan aktivitas berat yang dapat memperlambat penyembuhan, termasuk aktivitas seksual seperti berhubungan badan.
Waktu Istirahat
Agar pemulihan pascasunat dewasa bisa optimal, Anda harus beristirahat dengan cukup. Jika perlu, ambil cuti sementara jika Anda adalah seorang pekerja.
Penggunaan Pakaian
Pakaian yang longgar dan nyaman dapat membantu kelancaran pemulihan pascasunat. Jadi, usahakan untuk menghindari pakaian ketat yang dapat menimbulkan gesekan-gesekan ke kulit, khususnya di area genital.
Makanan yang Dikonsumsi
Beberapa makanan seperti daging, telur, ikan, sayuran hijau, dan lain-lain dapat membantu mempercepat pemulihan luka sunat.
Penggunaan Obat-obatan Tertentu
Pada kondisi atau situasi tertentu, biasanya dokter membolehkan penggunaan obat-obatan seperti pereda nyeri dan antibiotik. Jangan gunakan atau konsumsi obat tanpa izin dokter.
Kebersihan Luka dan Area Kelamin
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan area kelamin, usahakan agar tetap kering agar luka sunat bisa sembuh lebih cepat.
Rekomendasi Klinik Sunat Dewasa yang Aman dan Minim Rasa Sakit
Meski sunat dewasa memiliki sejumlah risiko, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, kini telah cukup banyak beredar klinik sunat yang aman untuk orang dewasa. Salah satu rekomendasi terbaiknya ada Circum by Mutiara Cikutra.
Ini adalah klinik sunat yang telah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai layanan sunat, termasuk sunat dewasa dengan metode modern yang prosesnya cepat, aman, serta minim risiko dan rasa sakit.
Selain itu, Circum by Mutiara Cikutra juga didukung oleh tempat yang nyaman serta dokter profesional yang ahli di bidangnya. Jadi, soal kualitas, keamanan, dan kenyamanannya, Anda tidak perlu ragu.
Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda dan dapatkan pengalaman sunat dewasa terbaik bersama Circum by Mutiara Cikutra!
Referensi:






