Sunat Dewasa: Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

Sunat Dewasa: Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

Sunat Dewasa: Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

sunat dewasa
Sumber : Envanto

Sunat atau khitan adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat kulit yang menutupi kepala penis (kulup) laki-laki. Prosedur ini biasanya dilakukan karena berbagai faktor, mulai dari agama, adat-budaya, kebersihan, hingga kesehatan.

Jika dikategorikan berdasarkan usia, maka sunat secara umum terdiri dari sunat bayi, sunat anak, sunat remaja, dan sunat dewasa. Sesuai namanya, sunat bayi, anak, dan remaja adalah sunat yang dilakukan di usia-usia tersebut. Begitu pula dengan sunat dewasa yang dilakukan ketika seorang laki-laki menginjak usia dewasa.

Pertanyaannya, apakah ada risiko melakukan sunat di usia dewasa? Lalu, hal apa saja yang harus diperhatikan setelah menjalani prosedurnya? Berikut informasi lengkapnya untuk Anda.

Faktor Risiko Melakukan Sunat saat Usia Sudah Dewasa

Sunat Dewasa
Sumber : Envanto

Umumnya, sunat atau khitan memang banyak dilakukan saat seorang laki-laki masih bayi atau anak-anak. Namun, bukan berarti bahwa sunat tidak bisa dilakukan setelah menginjak usia dewasa.

Kendati begitu, tak dimungkiri bahwa sebagian laki-laki biasanya merasa takut dan cemas melakukan sunat di usia dewasa. Bukan tanpa alasan memang, mengingat sunat dewasa lebih berisiko dibanding sunat yang dilakukan sejak usia dini.

Lantas, apa saja risiko melakukan sunat ketika usia sudah dewasa? Berikut beberapa di antaranya:

  • Risiko infeksi atau peradangan pascasunat.
  • Risiko cedera pada penis atau kelenjar dan uretra.
  • Risiko pendarahan pascasunat, termasuk penggumpalan darah di batang penis.
  • Risiko sayatan yang lebih mudah terlepas, meskipun ini termasuk kasus yang cukup jarang terjadi.
  • Risiko meatal stenosis, yaitu kondisi ketika meatus (lubang kencing) mengalami penyempitan sehingga aliran urine menjadi terhambat.
  • Risiko penoscrotal webbing, yaitu kondisi skrotum yang menyatu dengan kulit penis. Ini merupakan risiko yang biasanya terjadi sebagai efek samping melakukan sunat di usia dewasa. Namun, kondisi ini juga bisa termasuk kondisi bawaan sejak lahir.

Sementara itu, sejumlah faktor risiko yang membuat sunat dewasa dianggap lebih menantang dibanding sunat bayi maupun sunat anak, antara lain:

  • Kulup penis laki-laki dewasa lebih alot dibandingkan bayi dan anak-anak. Hal ini membuat prosedurnya sedikit lebih sulit dibanding sunat bayi ataupun sunat anak.
  • Kemampuan regenerasi jaringan kulit laki-laki dewasa tidak lagi secepat bayi dan anak-anak. Hal ini membuat proses pemulihan pascasunat menjadi lebih lama.
  • Laki-laki dewasa lebih rentan mengalami ereksi, sehingga prosedur sunatnya pun akan menjadi lebih sulit.

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Sunat Dewasa

sunat dewasa
Sumber : Envanto

Setelah menjalani prosedur sunat dewasa, berikut beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan agar bisa segera pulih dengan optimal:

Jenis Aktivitas

Ketika Anda baru saja menjalani prosedur sunat, umumnya Anda akan dianjurkan untuk membatasi aktivitas harian. Utamanya agar tidak melakukan aktivitas berat yang dapat memperlambat penyembuhan, termasuk aktivitas seksual seperti berhubungan badan.

Waktu Istirahat

Agar pemulihan pascasunat dewasa bisa optimal, Anda harus beristirahat dengan cukup. Jika perlu, ambil cuti sementara jika Anda adalah seorang pekerja.

Penggunaan Pakaian

Pakaian yang longgar dan nyaman dapat membantu kelancaran pemulihan pascasunat. Jadi, usahakan untuk menghindari pakaian ketat yang dapat menimbulkan gesekan-gesekan ke kulit, khususnya di area genital.

Makanan yang Dikonsumsi

Beberapa makanan seperti daging, telur, ikan, sayuran hijau, dan lain-lain dapat membantu mempercepat pemulihan luka sunat.

Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Pada kondisi atau situasi tertentu, biasanya dokter membolehkan penggunaan obat-obatan seperti pereda nyeri dan antibiotik. Jangan gunakan atau konsumsi obat tanpa izin dokter.

Kebersihan Luka dan Area Kelamin

Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan area kelamin, usahakan agar tetap kering agar luka sunat bisa sembuh lebih cepat.

Rekomendasi Klinik Sunat Dewasa yang Aman dan Minim Rasa Sakit

Meski sunat dewasa memiliki sejumlah risiko, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, kini telah cukup banyak beredar klinik sunat yang aman untuk orang dewasa. Salah satu rekomendasi terbaiknya ada Circum by Mutiara Cikutra.

Ini adalah klinik sunat yang telah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan. Di sini tersedia berbagai layanan sunat, termasuk sunat dewasa dengan metode modern yang prosesnya cepat, aman, serta minim risiko dan rasa sakit.

Selain itu, Circum by Mutiara Cikutra juga didukung oleh tempat yang nyaman serta dokter profesional yang ahli di bidangnya. Jadi, soal kualitas, keamanan, dan kenyamanannya, Anda tidak perlu ragu.

Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda dan dapatkan pengalaman sunat dewasa terbaik bersama Circum by Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://circum.id/

Rekomendasi Klinik Sunat Garut untuk Orang Dewasa, Solusi Sunat Modern yang Aman dan Nyaman

Rekomendasi Klinik Sunat Garut untuk Orang Dewasa, Solusi Sunat Modern yang Aman dan Nyaman

Rekomendasi Klinik Sunat Garut untuk Orang Dewasa, Solusi Sunat Modern yang Aman dan Nyaman

konsultasi sunat

Pada dasarnya, sunat bisa dilakukan oleh laki-laki dari berbagai kalangan usia. Mulai bayi, balita, anak-anak, remaja, hingga bahkan orang dewasa. Namun, berbeda dengan sunat di usia dini, sunat dewasa kebanyakan lebih rentan membuat seorang laki-laki merasa insecure.

Selain itu, sunat dewasa juga kerap kali mengundang kekhawatiran yang berujung pada bermacam-macam pertanyaan. Entah terkait manfaatnya, prosedurnya, metodenya, hingga keamanannya.

Nah, salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan adalah “Bisakah laki-laki dewasa melakukan sunat modern?”. Kalaupun iya, apakah aman? Berikut penjelasannya, lengkap dengan rekomendasi klinik sunat Garut yang aman serta nyaman untuk orang dewasa—khusus bagi Anda warga Garut dan sekitarnya. Yuk, simak!

Manfaat Sunat untuk Laki-Laki Dewasa

sunat jagoan
Sumber : Envanto

Secara umum, khitan atau yang lebih dikenal dengan istilah “sunat” banyak dilakukan karena alasan agama/kepercayaan dan adat-budaya. Namun, tak dimungkiri bahwa tak sedikit pula laki-laki yang menjalani prosedur sunat dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjangnya bagi tubuh mereka.

Lantas, apa saja manfaat sunat untuk laki-laki dewasa? Berikut beberapa di antaranya:

Menurunkan Risiko Kanker Penis

Kanker penis sebenarnya merupakan penyakit langka alias kasusnya jarang terjadi. Kendati demikian, risikonya tetaplah ada. Namun, bagi laki-laki yang sudah disunat, risiko tersebut jauh lebih rendah.

Meningkatkan Kebersihan Organ Intim

Selain alasan kesehatan, sunat juga banyak dilakukan karena alasan kebersihan. Pasalnya, sunat sangat efektif dalam meningkatkan kebersihan organ intim. Ini karena sunat merupakan prosedur pengangkatan kulup penis yang memang kerap menjadi tempat berkumpulnya berbagai kotoran, virus, dan bakteri.

Dengan diangkatnya kulup atau kulit yang menutupi kepala penis, area vital pun menjadi semakin mudah dibersihkan dan dirawat.

Menurunkan Risiko Infeksi Saluran Kemih

Dibandingkan laki-laki dewasa yang tidak disunat, risiko infeksi saluran kemih alias ISK lebih jarang terjadi pada mereka yang telah disunat. ISK sendiri adalah infeksi yang terjadi di sistem kemih, seperti kandung kemih, uretra, ureter, dan ginjal. Adapun salah satu penyebabnya yaitu karena kebersihan area kelamin yang kurang terjaga.

Mengurangi Berbagai Risiko Gangguan pada Penis

Tak hanya ISK, nyatanya sunat juga dapat mengurangi berbagai risiko gangguan pada penis. Contohnya seperti fimosis, balanitis, parafimosis, dan lain-lain.

Mengurangi Risiko Infeksi/Penyakit Menular Seksual

Manfaat sunat lainnya yang tak kalah penting adalah dapat mengurangi risiko infeksi menular seksual (IMS) atau penyakit menular seksual (PMS). Beberapa di antaranya, yaitu HIV/AIDS, sifilis, herpes genital, dan lain-lain.

Selain itu, sunat juga bermanfaat bagi pasangan wanita. Pasalnya, berhubungan seksual dengan laki-laki yang sudah disunat jauh lebih aman dan dapat membantu menurunkan risiko kanker serviks pada wanita.

Bisakah Laki-Laki Dewasa Disunat dengan Metode Modern?

sunat dewasa
Sumber : Envanto

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, dunia khitan pun turut mengalami perkembangan. Jika dulunya hanya ada metode sunat tradisional, kini telah hadir berbagai jenis metode sunat modern yang prosesnya lebih cepat, aman, dan minim rasa sakit.

Nah, pertanyaannya, apakah bisa laki-laki dewasa disunat dengan menggunakan metode modern?

Jawabannya “iya”, tentu saja bisa, mengingat sunat modern pada dasarnya memang jauh lebih aman dibandingkan sunat tradisional. Bahkan metode ini pun aman dilakukan pada bayi, balita, anak-anak, dan remaja.

Namun, untuk mengetahui secara spesifik jenis sunat modern apa yang kiranya cocok dan sesuai kebutuhan Anda, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter profesional.

Rekomendasi Klinik Sunat Garut Metode Modern, Aman dan Nyaman

Nah, khusus bagi Anda yang berdomisili di Garut dan sekitarnya, salah satu rekomendasi klinik sunat Garut yang patut jadi pertimbangan adalah Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat Garut Circum by Mutiara Cikutra menawarkan berbagai jenis layanan sunat yang aman nan nyaman. Tak hanya sunat dewasa, klinik ini juga hadir dengan layanan sunat untuk bayi, anak-anak (termasuk anak gemuk dan berkebutuhan khusus), dan remaja.

Selain itu, di sini juga tersedia sunat reparasi serta sunat massal. Tentunya dengan penggunaan metode-metode modern pilihan berteknologi canggih. Jadi, Anda tidak perlu khawatir soal kualitas maupun keamanannya. Terlebih, klinik sunat Garut Circum by Mutiara Cikutra juga sudah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan.

Bagaimana? Anda tertarik? Yuk, kunjungi langsung Circum by Mutiara Cikutra cabang Garut di Ruko Diamond. Tepatnya di Jl. Suherman Dreamland B6, Tarogong, Garut, Jawa Barat!

 

Referensi:

https://circum.id/

Luka Sunat Tidak Kunjung Sembuh, Apa Penyebabnya?

Luka Sunat Tidak Kunjung Sembuh, Apa Penyebabnya?

Luka Sunat Tidak Kunjung Sembuh, Apa Penyebabnya?

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Setelah menjalani prosedur sunat, tubuh secara normal membutuhkan waktu setidaknya selama beberapa hari untuk memulihkan diri. Adapun masa pemulihan atau penyembuhan pascasunat ini bisa berbeda bagi setiap orang.

Terkadang ada yang hanya sebentar, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lama atau bahkan tidak kunjung sembuh. Lantas, apa kira-kira penyebab luka sunat tidak kunjung sembuh? Apa yang harus dilakukan jika Anda ataupun jagoan kesayangan mengalami hal ini?

Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda. Mulai dari penyebabnya, waktu normal untuk luka sunat sembuh, hingga rekomendasi klinik sunat Bandung berkualitas bagi Anda yang berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Yuk, simak!

Berapa Lama Luka Sunat Normalnya Sembuh?

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Lama atau cepatnya luka sunat sembuh bisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Beberapa di antaranya, yaitu asupan nutrisi alias makanan yang dikonsumsi, kebersihan luka, kondisi kesehatan secara umum, metode sunat yang dipilih, dan lain-lain.

Oleh karena itu, proses pemulihan atau penyembuhan pascasunat bisa berbeda-beda bagi setiap laki-laki. Ada yang bisa sembuh dalam waktu relatif singkat, ada pula yang bahkan luka sunatnya tidak kunjung sembuh selama berminggu-minggu.

Namun, normalnya berapa lama luka sunat sembuh? Pada umumnya, luka sunat akan sembuh dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Kendati demikian, luka biasanya sudah kering setelah 5-7 hari setelah prosedur dilakukan. Hanya saja, untuk pemulihan secara total memang membutuhkan waktu yang terkadang lebih lama.

Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman dan teknologi, metode sunat juga kini menjadi lebih modern dan hal ini turut berdampak pada lama-cepatnya penyembuhan pascasunat.

Dibandingkan sunat tradisional atau metode konvensional, penyembuhan sunat modern bisa jauh lebih cepat. Misalnya untuk sunat laser, biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari. Bahkan ada juga metode sunat modern yang memungkinkan pasien untuk bisa langsung mandi dan beraktivitas setelah tindakan.

Penyebab Luka Sunat Tidak Kunjung Sembuh dan Hal yang Harus Dilakukan

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Meski sunat merupakan prosedur umum yang banyak dilakukan di kalangan laki-laki, bukan berarti prosedur ini tidak berisiko sama sekali. Tidak hanya saat tindakan, tetapi risiko ataupun masalah juga bisa datang setelah prosedur dijalani atau yang dikenal dengan istilah “pascasunat”.

Salah satu permasalahan yang mengkhawatirkan adalah ketika luka sunat tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama. Misalnya, sudah lebih dari tiga minggu berlalu sejak prosedur dilakukan, tetapi luka sunat belum juga kering.

Jika Anda, jagoan kesayangan, atau orang terdekat mengalami hal ini, Anda patut waspada dan harus segera berkonsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat. Sebab, bisa saja itu adalah tanda peradangan atau infeksi yang memang merupakan penyebab umum luka sunat tidak kunjung sembuh.

Berikut beberapa gejala adanya infeksi pada luka sunat yang bisa Anda jadikan panduan, yang umumnya menjadi alasan utama mengapa luka tidak kunjung sembuh:

  • Demam tinggi setelah sunat.
  • Area yang disunat terasa hangat dan nyeri.
  • Ada cairan nanah kekuningan yang keluar terus-menerus di sekitar area yang disunat.
  • Area di sekitar sunat tampak bengkak dan kemerahan sudah lebih dari dua minggu.
  • Terjadi pendarahan dan tidak kunjung berhenti, biasanya bisa dilihat dari perban yang selalu basah karena darah terus-menerus.
  • Luka sunat kembali terbuka atau jahitan terlepas sebelum waktunya (jika metode yang Anda pilih masih melibatkan penggunaan jahitan).

Selain infeksi secara umum, penyebab lain luka sunat tidak kunjung sembuh juga bisa karena meatitis ataupun nekrosis. Meatitis adalah peradangan pada lubang uretra yang disertai dengan kemerahan, sedangkan nekrosis merupakan kondisi matinya sel atau jaringan tubuh—meski ini merupakan penyebab yang sangat jarang.

Rekomendasi Klinik Sunat Bandung Berkualitas, Minim Risiko Bahaya

Untuk menghindari berbagai risiko infeksi, komplikasi, dan lain-lain, memilih tempat sunat berkualitas harus menjadi prioritas utama Anda. Nah, bagi Anda warga Bandung, salah satu rekomendasi klinik sunat Bandung yang aman serta minim risiko adalah Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat Bandung Circum by Mutiara Cikutra berizin Kementerian Kesehatan dan merupakan klinik sunat legal yang telah terdaftar resmi. Jadi, soal kualitas maupun pelayanannya, Anda tidak perlu khawatir.

Di sini tersedia berbagai jenis layanan sunat Bandung dengan pilihan metode-metode modern yang prosesnya cepat, aman, serta minim rasa sakit. Bahkan Anda bisa langsung mandi dan beraktivitas setelah tindakan. Sangat menarik, bukan? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda!

 

Referensi:

https://circum.id/

Mengapa Masa Pemulihan Sunat Dewasa Lebih Lama Dibanding Anak-Anak?

Mengapa Masa Pemulihan Sunat Dewasa Lebih Lama Dibanding Anak-Anak?

Mengapa Masa Pemulihan Sunat Dewasa Lebih Lama Dibanding Anak-Anak?

Sunat

Sunat merupakan prosedur medis yang lazim dilakukan oleh laki-laki dari berbagai kalangan usia. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Tujuannya pun bermacam-macam. Ada yang bersifat keagamaan, budaya, maupun kebersihan dan kesehatan.

Meskipun proses dan tindakan prosedur umumnya sama, tetapi tahukah Anda bahwa ternyata lamanya masa penyembuhan sunat bisa berbeda? Misalnya pada anak-anak dan orang dewasa, pemulihan sunat dewasa cenderung lebih lama. Mengapa demikian?

Yuk, simak penjelasannya dalam artikel berikut, lengkap beberapa informasi lainnya terkait sunat dewasa!

Mengenal Perbedaan Sunat Dewasa dan Sunat Anak

sunt dewasa
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, sunat dewasa adalah prosedur sunat (khitan) yang dilakukan seorang laki-laki saat sudah memasuki usia dewasa. Sementara itu, sunat anak adalah prosedur sunat yang dilakukan ketika masih dalam masa kanak-kanak.

Selain dari segi usia, sunat dewasa dan sunat anak juga memiliki sejumlah perbedaan dari beberapa aspek lainnya, antara lain:

Masa Pemulihan

Dibanding Anak-anak, masa pemulihan sunat bagi orang dewasa biasanya akan memakan waktu yang lebih lama. Salah satu faktor utamanya, yaitu karena kemampuan/kecepatan regenerasi sel jaringan kulit yang berbeda.

Aspek Psikologis

Dari segi psikologis, orang dewasa umumnya memiliki kekhawatiran yang lebih banyak terkait sunat dibandingkan anak-anak. Selain itu, biasanya mereka juga merasa lebih malu dan kurang percaya diri karena harus sunat di usia yang tidak lagi muda. Dalam artian, risiko trauma psikologis sunat dewasa jauh lebih tinggi daripada sunat anak.

Risiko Komplikasi

Anak-anak cenderung lebih minim risiko komplikasi dibandingkan orang dewasa. Salah satu contohnya, yaitu risiko pendarahan yang lebih tinggi pada orang dewasa karena aliran darah pada penis mereka jauh lebih banyak.

Tingkat Kesulitan dan Kemudahan

Prosedur sunat pada orang dewasa umumnya lebih sulit dibandingkan prosedur sunat anak. Hal ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Beberapa di antaranya, yaitu kulit kulup orang dewasa yang  lebih alot, penis orang dewasa rentan ereksi saat tindakan, atau adanya kondisi medis tertentu.

Kondisi Fisik dan Tahap Perkembangan

Orang dewasa melakukan sunat di saat semua organ tubuh mereka sudah berkembang dengan sempurna. Di sisi lain, anak-anak melakukan sunat di saat mereka masih dalam tahap pertumbuhan.

Alasan Mengapa Masa Pemulihan Sunat Dewasa Bisa Lebih Lama

tempat sunat
Sumber : Envanto

Proses penyembuhan atau masa pemulihan sunat pada orang dewasa memang cenderung lebih lama dibandingkan anak-anak. Alasannya pun cukup beragam, mulai dari faktor kecepatan regenerasi sel jaringan kulit hingga sejumlah faktor lainnya.

Kemampuan regenerasi jaringan pada anak-anak jauh lebih cepat dibanding orang dewasa. Selain itu, elastisitas kulit mereka juga lebih tinggi lantaran masih dalam fase pertumbuhan yang aktif. Di sisi lain, proses regenerasi pada orang dewasa cenderung sudah melambat.

Orang dewasa juga lebih rentan mengalami ereksi yang dapat menyebabkan nyeri dan mengganggu proses penyembuhan luka. Tak hanya itu, dari segi aktivitas harian, orang dewasa kebanyakan memiliki jadwal yang lebih aktif. Misalnya harus tetap bekerja, berkendara, berjalan jauh, dan lain sejenisnya selama masa pemulihan berlangsung.

Aktivitas-aktivitas tersebut dapat dikategorikan sebagai contoh aktivitas berat yang dapat memperlambat pemulihan. Sebab, aktivitas seperti itu berpotensi memberikan tekanan atau gesekan pada area penis yang telah disunat. Alhasil, masa penyembuhan pun bisa menjadi lebih lama.

Tips Mempercepat Masa Pemulihan Sunat Dewasa

Agar masa pemulihan sunat dewasa Anda bisa lebih cepat dan berjalan lancar, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

  • Ikuti instruksi dokter dengan disiplin.
  • Rutin menjaga kebersihan area sunat.
  • Jaga luka agar tetap dan selalu kering.
  • Minum obat yang diresepkan dokter (jika ada).
  • Kenakan pakaian (celana) longgar yang nyaman.
  • Hindari melakukan aktivitas berat dan berolahraga untuk sementara waktu.
  • Ganti perban secara teratur (jika metode sunat yang dipilih masih menggunakan perban).
  • Konsumsi makanan bergizi yang dapat mempercepat proses pemulihan dan hindari pantangannya.

Nah, bagi Anda yang tertarik melakukan sunat dewasa, tetapi bingung menentukan pilihan klinik sunat yang tepat, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, Circum by Mutiara Cikutra hadir sebagai solusi terbaik untuk Anda.

Ini adalah klinik sunat berkualitas yang telah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan. Selain sunat dewasa, di sini juga tersedia berbagai layanan sunat lainnya, tentunya dengan metode-metode modern yang prosesnya cepat, aman, serta minim rasa sakit.

Jadi, yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga!

 

Referensi:

https://circum.id/

Reparasi Sunat, Kapan Diperlukan dan Apakah Berbahaya?

Reparasi Sunat, Kapan Diperlukan dan Apakah Berbahaya?

Reparasi Sunat, Kapan Diperlukan dan Apakah Berbahaya?

ajak sunat
Sumber : Envanto

Sunat atau khitan memang sudah termasuk prosedur yang lazim dilakukan di kalangan laki-laki. Namun, tentu saja tidak semua hasil sunat dapat selalu berakhir sempurna. Sebab, dalam beberapa kasus, sunat juga bisa mengalami kegagalan sehingga tindakan perbaikan melalui reparasi sunat pun diperlukan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan reparasi sunat? Kapan prosedur ini perlu dilakukan? Apakah aman dan tidak berbahaya sama sekali? Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda. Yuk, simak!

Reparasi Sunat, Apa Itu?

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Reparasi sunat juga dikenal dengan istilah sunat reparasi, sunat revisi, atau sunat ulang. Sesuai namanya, ini adalah prosedur sunat “reparasi” alias sunat perbaikan. Dalam artian, ini bukanlah sunat kali pertama yang dilakukan, melainkan sunat yang diulang.

Prosedur medis yang satu ini dilakukan untuk memperbaiki atau mengoreksi hasil sunat yang bermasalah, tidak sempurna, atau tidak sesuai. Baik dari segi fungsi maupun estetika.

Sunat reparasi bertujuan mengatasi berbagai masalah pascasunat yang terjadi ataupun sunat yang gagal. Misalnya bentuk penis yang tidak simetris, kulup yang masih tersisa banyak, luka tidak sembuh dengan baik, dan lain sebagainya.

Secara umum, prosedur sunat reparasi sebenarnya tidak jauh berbeda dengan prosedur sunat biasa yang melibatkan pemotongan ulang dan penataan kulup. Hanya saja, sunat reparasi memerlukan tindakan korektif yang lebih spesifik, seperti menghilangkan jaringan parut, memotong sisa kulup, dan lain-lain.

Hal ini umumnya dilakukan oleh dokter setelah mempertimbangkan kondisi medis yang dialami pasien, begitu pun dengan kenyamanan dan kepercayaan diri mereka.

Kapan Reparasi Sunat Diperlukan?

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Reparasi sunat diperlukan ketika sunat awal ternyata gagal atau bermasalah. Beberapa kondisi yang memerlukan penanganan melalui prosedur ini, antara lain:

  • Kulup penis terlalu ketat.
  • Terjadi perlengketan antara kulit penis dan kepala penis.
  • Sunat awal memicu munculnya jaringan parut berlebih (keloid).
  • Hasil tidak rapi dan simetris, sehingga merusak penampilan/estetika.
  • Muncul komplikasi tertentu, seperti infeksi, pendarahan, dan lain-lain.
  • Sunat gagal atau tidak tuntas. Biasanya karena kulit penis masih menutupi sebagian kepala penis. Dengan kata  lain, kulup masih tersisa banyak.
  • Pasien mengalami gangguan fungsi pada penis. Biasanya sunat yang tidak sempurna dapat menyulitkan buang air kecil dan bahkan dapat mengganggu fungsi normal saat ereksi.

Akan tetapi, satu hal pasti yang perlu Anda ingat: keputusan untuk melakukan sunat reparasi biasanya didasarkan pada keluhan pasien yang dibarengi dengan pemeriksaan dokter.

Jadi, sebelum melakukan sunat reparasi, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Dengan demikian, Anda bisa tahu apakah Anda memang memerlukan prosedur tersebut atau tidak.

Apakah Reparasi Sunat Berbahaya?

Mendengar kata “sunat ulang” terkadang membuat orang khawatir dan merasa was-was. Pasalnya, sunat sering kali dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan, terlebih ketika harus dilakukan dua kali. Jadi, tak heran jika banyak yang mempertanyakan keamanan prosedur ini, apakah aman atau justru berbahaya.

Secara umum, reparasi sunat bukanlah prosedur yang berbahaya. Sebab, cara kerjanya masih mirip dengan sunat biasa, kecuali dalam tindakan korektif spesifik untuk mengoreksi hasil sunat awal yang tidak sempurna.

Namun, tak dapat dimungkiri bahwa sama halnya dengan prosedur medis lain pada umumnya, sunat reparasi juga tetap memiliki risiko-risiko tertentu—meski sebenarnya cukup jarang terjadi.

Oleh karena itu, hal utama yang perlu Anda perhatikan ketika hendak menjalani prosedur sunat reparasi adalah tempat sunat yang dituju. Pastikan tempat pilihan Anda didukung oleh dokter profesional yang ahli di bidangnya serta fasilitas medis yang memadai.

Pasalnya, faktor-faktor tersebut bisa sangat memengaruhi hasil akhir dari prosedur sunat reparasi yang akan Anda jalani. Nah, bagi Anda yang kebetulan sedang mencari rekomendasi klinik sunat terbaik untuk melakukan prosedur ini, Anda bisa mencoba Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat berkualitas ini mempunyai beberapa cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Selain telah terdaftar resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan, di sini juga tersedia berbagai layanan sunat menarik lainnya. 

Mulai dari reparasi sunat, sunat bayi, sunat anak, sunat remaja, sunat dewasa, hingga sunat massal. Jadi, yuk, jadwalkan kunjungan Anda sekarang juga dan dapatkan pengalaman sunat terbaik Anda bersama Circum by Mutiara Cikutra!

 

Referensi:

https://circum.id/

Sunat: Cara Efektif Menjaga Kebersihan Area Genital Laki-Laki, Ini Rekomendasinya di Bandung

Sunat: Cara Efektif Menjaga Kebersihan Area Genital Laki-Laki, Ini Rekomendasinya di Bandung

Sunat: Cara Efektif Menjaga Kebersihan Area Genital Laki-Laki, Ini Rekomendasinya di Bandung

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Sunat merupakan prosedur bedah minor yang lazim dilakukan di kalangan laki-laki. Ini adalah proses pengangkatan/pemotongan sebagian ataupun seluruh kulup, yaitu kulit yang menutupi kepala penis.

Banyak orang yang memilih menjalani prosedur sunat karena alasan kepercayaan (agama) dan adat/budaya. Namun, tak dimungkiri bahwa tak sedikit pula yang melakukan prosedur ini karena faktor kesehatan maupun kebersihan.

Nah, berbicara mengenai sunat dari segi kebersihan, kira-kira apa hubungannya? Benarkah prosedur ini bisa menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kebersihan area genital laki-laki?

Berikut informasinya, lengkap rekomendasi sunat Bandung tepercaya bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya. Yuk, simak!

Apa Hubungan Sunat dengan Kebersihan Area Genital?

sunat anak
Sumber : Envanto

Sejak dulu, sunat telah dikenal sebagai prosedur yang memiliki banyak manfaat. Salah satunya dari segi kebersihan. Jadi, memang benar bahwa sunat atau khitan memiliki  hubungan erat dengan kebersihan area genital laki-laki.

Mengapa demikian? Sebab, sunat melibatkan pemotongan kulup. Dengan diangkatnya kulit yang menutupi kepala penis ini, pembersihan area genital bisa menjadi lebih mudah dilakukan.

Terlebih lagi, bagian di bawah kulup memang sering kali menjadi tempat bertumpuknya berbagai kotoran, termasuk smegma. Ini adalah zat berwarna putih mirip keju yang merupakan campuran dari tumpukan keringat, minyak alami kulit, dan sel-sel kulit mati.

Tanpa adanya kulup, area kepala penis bisa menjadi lebih terbuka. Alhasil, area ini juga akan lebih mudah dijaga agar tetap kering (tidak  mudah lembap) dan bersih dari berbagai kotoran.

Nah, inilah alasan mengapa pemotongan kulup melalui prosedur sunat dianggap efektif dalam mengurangi berbagai risiko infeksi di area genital. Ini termasuk infeksi dari jamur, bakteri, virus, dan lain sebagainya.

Manfaat Sunat dari Sisi Medis dan Kebersihan

konsul sunat
Sumber : Envanto

Area genital yang selalu dibersihkan dengan baik setelah sunat tidak hanya dapat mengurangi berbagai risiko iritasi maupun infeksi. Namun, hal ini juga bisa membantu Anda terhindar dari aroma yang tidak sedap di area kelamin.

Menariknya, selain dapat mendukung kebersihan pribadi, prosedur sunat juga bisa memberikan Anda perlindungan tambahan terhadap sejumlah kondisi medis tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa manfaat sunat dari sisi medis (kesehatan):

Menurunkan Risiko Kanker Penis

Kanker penis pada dasarnya merupakan kondisi langka yang jarang terjadi, tetapi bukan berarti bisa Anda sepelekan begitu saja. Kabar baiknya, sunat ternyata efektif menurunkan risiko penyakit ini. Sebab, kebersihan area genital yang terjaga dapat  mencegah terjadinya infeksi kronis yang bisa memicu perubahan sel menjadi kanker.

Menurunkan Risiko Kanker Serviks Pasangan

Selain bisa menurunkan risiko kanker penis pada laki-laki, sunat juga bisa membantu menurunkan risiko kanker serviks pada pasangan mereka.

Menurunkan Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penelitian menunjukkan bahwa bayi laki-laki yang disunat memiliki risiko lebih rendah terjangkit ISK dibandingkan dengan mereka yang tidak disunat, terutama dalam tahun pertama kehidupan.

Menurunkan Risiko Penyakit Menular Seksual (PMS)

Laki-laki yang telah disunat cenderung lebih terjaga dari berbagai risiko penyakit menular seksual, seperti herpes genital, HPV (human papillomavirus), sifilis/raja singa, hingga bahkan HIV.

Mengurangi dan Mencegah Berbagai Gangguan Penis

Dapat mengurangi risiko sekaligus mencegah berbagai gangguan pada penis, seperti fimosis dan parafimosis.

Sunat Bandung, Solusi Area Genital Bersih Bebas Penyakit

Sunat memang bukan solusi paling utama untuk mengatasi berbagai penyakit terkait area genital. Faktanya tak dimungkiri bahwa prosedur ini memang efektif sebagai salah satu solusi agar area genital lebih mudah dibersihkan. Jadi, Anda bisa terhindar dari penyakit-penyakit tertentu.

Nah, bagi Anda warga Bandung dan sekitarnya yang tertarik menjalani prosedur sunat Bandung tepercaya, Circum by Mutiara Cikutra sangat layak Anda pertimbangkan. Sebab, klinik ini didukung oleh tenaga medis profesional.

Selain itu, klinik sunat Bandung Circum by Mutiara Cikutra juga telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Jadi, untuk kualitas maupun keamanannya sudah pasti terjamin.

Yuk, dapatkan pengalaman sunat terbaik Anda bersama Circum by Mutiara Cikutra! Apabila tertarik, silakan datang langsung ke klinik sunat Bandung yang berlokasi di Jl. Cikutra No. 115 Blok E, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

Referensi:

https://circum.id/

Sunat Cilandak, Solusi Penyakit Menular Seksual

Sunat Cilandak, Solusi Penyakit Menular Seksual

Sunat Cilandak, Solusi Penyakit Menular Seksual

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Penyakit menular seksual merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Sebab, jika dibiarkan, maka penyakit tersebut dapat mengganggu kesehatan reproduksi hingga memicu komplikasi jangka panjang yang berbahaya bagi tubuh.

Oleh karena itu, melakukan pencegahan sejak dini sangatlah penting. Salah satu solusinya yaitu melalui prosedur khitan alias sunat. Berdasarkan beberapa penelitian, tindakan ini terbukti efektif dapat menurunkan risiko penularan berbagai penyakit menular seksual.

Lantas, apa yang dimaksud penyakit menular seksual? Apa penyebabnya serta bagaimana gejalanya? Yuk, simak informasinya dalam artikel berikut, lengkap rekomendasi klinik sunat Cilandak bagi Anda yang tinggal di kawasan ini dan sekitarnya.

Definisi dan Penyebab Penyakit Menular Seksual

sunat dewasa
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, penyakit menular seksual (PMS) adalah penyakit seksual yang bersifat menular. Ini merupakan penyakit infeksi kelamin yang bisa menular maupun ditularkan melalui hubungan intim dan aktivitas seksual tertentu. Oleh karena itu, PMS juga sering kali disebut dengan istilah IMS alias infeksi menular seksual.

PMS secara umum dapat menular melalui kontak langsung dengan orang yang telah terinfeksi saat melakukan aktivitas seksual. Kontak ini biasanya melibatkan vagina, penis, dubur (anal), maupun mulut (oral).

Namun, meski penularan utamanya melalui aktivitas seksual, nyatanya penyakit ini juga dapat ditularkan melalui cara lain. Contohnya, transfusi darah dan pemakaian jarum suntik bersama dengan penderita.

Adapun penyebab penyakit menular seksual, yaitu infeksi virus, jamur, bakteri, atau parasit. Risiko terjangkit penyakit ini pun umumnya tinggi bagi orang yang suka bergonta-ganti pasangan seks atau gemar melakukan aktivitas seksual tanpa pengaman seperti kondom.

Gejala Penyakit Menular Seksual

Faktanya, penyakit menular seksual tidak selalu menunjukkan gejala. Kalaupun iya, biasanya hanya sekadar gejala ringan sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Biasanya, orang yang terinfeksi baru akan menyadari diri mereka terjangkit penyakit ini ketika sudah terjadi komplikasi.

Kendati demikian, tetap ada gejala umum yang dapat Anda jadikan sebagai acuan. Meski dapat berbeda-beda tergantung jenis PMS-nya, berikut beberapa gejala yang umum dialami penderita penyakit menular seksual:

  • Demam disertai menggigil.
  • Perut bagian bawah terasa nyeri.
  • Kelamin (penis atau vagina) terasa gatal.
  • Timbul ruam pada kulit, termasuk di tubuh, tangan, atau kaki.
  • Muncul sensasi terbakar atau nyeri ketika buang air kecil maupun berhubungan intim.
  • Muncul benjolan, luka, atau lepuhan di area sekitar vagina, penis, anus, ataupun mulut.
  • Kelenjar getah bening mengalami pembengkakan atau muncul benjolan di area selangkangan.
  • Keluarnya cairan tidak normal dari kelamin—tepatnya kencing nanah bagi pria atau keputihan bagi wanita.

Penyakit Menular Seksual yang Bisa Dicegah dengan Sunat

sunat anak
Sumber : Envanto

Selain penerapan aktivitas seksual yang aman, seperti menggunakan pengaman dan tidak bergonta-ganti pasangan, solusi lain sebagai langkah pencegahan PMS adalah sunat atau khitan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sunat memiliki banyak manfaat jangka panjang, baik dari segi kebersihan maupun kesehatan. Ini juga termasuk menurunkan berbagai risiko penyakit menular seksual, seperti:

  • HIV
  • Herpes Genital
  • Sifilis (Raja Singa)
  • HPV (Human Papilloma Virus)

Meski sunat bukan pencegahan utama penyakit menular seksual, sejumlah penelitian menunjukkan adanya penurunan risiko PMS bagi laki-laki yang telah disunat. Menariknya, hal ini juga berlaku bagi pasangan mereka. Jadi, tidak heran jika sunat banyak dianjurkan untuk dilakukan demi alasan kesehatan.

Nah, bagi Anda yang tinggal di Cilandak dan area sekitarnya, jangan ragu untuk menjalani prosedur sunat. Terlebih lagi, Circum by Mutiara Cikutra telah hadir sebagai klinik sunat Cilandak yang berkualitas dengan mutu terjamin.

Klinik sunat Cilandak Circum by Mutiara Cikutra didukung oleh tenaga medis profesional. Belum lagi, klinik ini menawarkan metode sunat modern berteknologi tinggi dan tempat yang nyaman serta lingkungan ramah anak.

Selain itu, klinik sunat ini juga telah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang kualitas maupun pelayanannya. Jika tertarik, Anda bisa datang langsung ke klinik sunat Cilandak Circum by Mutiara Cikutra.

Lokasi tepatnya bisa Anda temukan di Karinda Plaza, Perum Bumi Karang Indah, Jl. Karang Tengah Raya B1 No. 23, Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

 

Referensi:

https://circum.id/

Turunkan Risiko HPV, yuk Khitan di Klinik Sunat Jaksel Ini!

Turunkan Risiko HPV, yuk Khitan di Klinik Sunat Jaksel Ini!

Turunkan Risiko HPV, yuk Khitan di Klinik Sunat Jaksel Ini!

Sunat atau khitan memiliki banyak manfaat kesehatan jangka panjang. Salah satunya dapat membantu menurunkan risiko HPV. Apa itu?

Yuk, simak informasi detailnya di bawah ini, lengkap dengan rekomendasi klinik sunat Jaksel berkualitas—khusus bagi Anda yang berdomisili di Jakarta Selatan dan sekitarnya!

Sunat dewasa
Sumber : Envanto

HPV, Penyebab dan Gejalanya

HPV merupakan singkatan dari Human Papillomavirus. Ini adalah infeksi umum yang dapat menyebar melalui hubungan seksual, sehingga sering dikategorikan sebagai salah satu PMS alias penyakit menular seksual.

Tepatnya, HPV adalah virus yang menginfeksi kulit dan membran mukosa, seperti mulut, tenggorokan, kerongkongan, leher rahim, serta anus. Ini termasuk salah satu jenis virus DNA yang menyebabkan kutil di area kelamin hingga bahkan kanker serviks.

Dapat menyerang pria maupun wanita, HPV paling sering dialami oleh remaja dan orang dewasa yang aktif secara seksual. Untuk pria, biasanya terjadi pada mereka yang berusia 20-24 tahun, sedangkan untuk wanita, umumnya menyerang mereka yang  berusia 16-19 tahun.

Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO), setidaknya ada sekitar 500.000 kasus dengan 250.000 kematian pada tahun 2002 yang dipicu oleh virus HPV.

Lantas, apa penyebab dan gejala dari penyakit menular seksual yang satu ini? Seperti yang telah disebutkan sekilas, penyakit infeksi HPV disebabkan oleh virus. Tepatnya yaitu virus HPV (human papillomavirus) tipe 6, 11, 16, dan 18—yang dapat menular atau menyebar melalui kontak kulit ke kulit.

Virus ini umumnya dapat berpindah saat melakukan aktivitas seksual yang melibatkan kontak fisik, baik seks vaginal, anal, atau seks oral. Namun, perlu Anda ketahui bahwasanya HPV juga dapat ditularkan karena adanya kontak kulit di area genital atau lantaran berbagi alat seks.

Adapun untuk gejalanya, HPV sering kali tidak menunjukkan gejala-gejala pasti, terutama saat-saat masih berada di tahap awal. Hal ini tentu saja sangat berbahaya karena penderitanya tidak tahu bahwa mereka telah terinfeksi, dan justru berpotensi menularkannya ke orang lain tanpa sadar.

Meski tidak menunjukkan gejala berarti, Anda setidaknya bisa waspada jika muncul benjolan kecil nan lunak (kutil) di area-area tertentu. Misalnya di area kelamin, telapak kaki, anus, bahu, lengan, jari tangan, daerah kulit wajah, atau sekitar mulut.

Penanganan HPV

tempat sunat
Sumber : Envanto

Biasanya, penyakit HPV bisa sembuh meski tanpa pengobatan. Namun, perawatan tertentu tetap dapat Anda lakukan untuk mengatasi kutil yang muncul. Bisa dengan penanganan melalui obat-obatan ataupun penanganan dengan tindakan operasi

Hanya saja, lantaran tidak menunjukkan gejala yang jelas, penanganan HPV sebaiknya memang dianjurkan untuk langsung dikonsultasikan dengan dokter ahli nan berpengalaman. Selain itu, Anda juga bisa mencoba melakukan pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apakah Anda terjangkit atau tidak.

Setidaknya ada tiga cara yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksi penyakit ini, yaitu dengan melakukan pemeriksaan pap smear, tes HPV DNA, dan tes larutan asam asetat.

Rekomendasi Klinik Sunat Jaksel untuk Pencegahan HPV

Tahukah Anda? Ternyata risiko terjangkit HPV dapat dikurangi dengan melakukan khitan atau sunat. Prosedur ini juga sekaligus bisa menjadi upaya pencegahan agar terhindar dari penyakit HPV.

Nah, khusus bagi Anda yang berdomisili di area Jakarta Selatan (Jaksel) dan sekitarnya, salah satu rekomendasi klinik sunat Jaksel berkualitas yang layak Anda pilih adalah Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat Jaksel Circum by Mutiara Cikutra adalah klinik berkualitas yang menawarkan berbagai layanan sunat. Mulai dari sunat bayi, sunat anak—termasuk anak gemuk dan berkebutuhan khusus, sunat remaja, sunat dewasa, reparasi sunat, hingga sunat massal.

Untuk kualitas, Anda tidak perlu khawatir sama sekali. Sebab, klinik sunat Jaksel yang satu ini telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Selain itu, Circum by Mutiara Cikutra juga didukung oleh tenaga medis profesional yang bersertifikat ahli.

Bagaimana? Tertarik mencoba? Yuk, kunjungi klinik sunat Jaksel Circum by Mutiara Cikutra di Karinda Plaza, Perum Bumi Karang Indah, Jl. Karang Tengah Raya B1 No. 23, Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

 

Referensi:

https://circum.id/

Sering Dipercaya, Ini Beberapa Mitos Sunat yang Perlu Anda Tahu

Sering Dipercaya, Ini Beberapa Mitos Sunat yang Perlu Anda Tahu

Sering Dipercaya, Ini Beberapa Mitos Sunat yang Perlu Anda Tahu

 

Sunat atau khitan merupakan prosedur umum yang sudah dikenal masyarakat sejak lama, khususnya bagi para pria. Namun, kendati prosedur ini telah banyak dipahami secara ilmiah, nyatanya di tengah masyarakat tidak selamanya demikian.

Faktanya, sebagian masyarakat masih memercayai beberapa anggapan salah terkait sunat. Tak mengherankan karena sejumlah mitos sunat yang beredar memang umumnya diturunkan secara turun-temurun.

Lantas, apa saja kira-kira mitos sunat yang masih sering dipercaya masyarakat, padahal sebetulnya tidak benar? Yuk, simak  informasi lengkapnya berikut ini agar Anda dan orang-orang terdekat tidak salah kaprah!

konsul sunat
Sumber : Envanto

Mengenal Sunat dan Tujuannya

Sunat adalah prosedur medis berupa bedah minor yang dilakukan untuk memotong atau mengangkat kulit yang menutupi kepala penis (kulup). Meski kini secara umum termasuk prosedur medis, tetapi orang-orang terdahulu banyak melakukan sunat karena alasan adat/budaya.

Di zaman dulu, alih-alih dokter atau tenaga medis terlatih, sunat biasanya justru dilakukan oleh tenaga non-medis seperti dukun sunat. Menilik hal ini, tak heran jika cukup banyak masyarakat di era modern yang masih memercayai mitos sunat yang telah diceritakan sejak dulu.

Padahal, sunat merupakan prosedur yang dalam dunia medis memiliki banyak manfaat kesehatan jangka panjang. Adapun beberapa tujuan sunat, selain meningkatkan kebersihan area kelamin, juga dapat mencegah, menurunkan, dan mengurangi berbagai risiko penyakit.

Beberapa di antaranya seperti infeksi saluran kemih (ISK), penyakit menular seksual (PMS), kanker penis, balanitis, fimosis, dan lain-lain.

Mitos-Mitos Sunat

Berikut beberapa mitos sunat yang menyebar di tengah masyarakat dan sering kali dipercaya, padahal tidak sesuai dengan ilmu medis:

Disunat Jin

Ini merupakan salah satu mitos yang berkembang cukup luas di masyarakat untuk menggambarkan kondisi penis yang tampak seperti sudah disunat, padahal belum. Sebenarnya, ini termasuk kondisi medis yang disebut “parafimosis”. Jadi, bukan karena disunat oleh jin dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal mistis/gaib.

Sunat Mempercepat Pertumbuhan Anak

Banyak yang meyakini bahwa sunat memengaruhi perkembangan anak, misalnya mempercepat pertumbuhan mereka. Beberapa masyarakat percaya bahwa sunat dapat membuat anak menjadi lebih cepat tinggi dan besar. Padahal, pertumbuhan tidak dipengaruhi oleh sunat, melainkan nutrisi yang diserap oleh tubuh.

Sunat Sebelum Akil Balig Bikin Tubuh Pendek

Meski tersebar mitos bahwa sunat dapat membuat anak tumbuh tinggi, ternyata ada pula mitos sebaliknya. Mitos yang satu ini justru mengatakan bahwa sunat dapat membuat tubuh anak menjadi pendek jika dilakukan sebelum masa akil balig.

Tentu saja hal ini tidak benar, karena sekali lagi, pertumbuhan dan perkembangan tubuh dipengaruhi oleh nutrisi yang diterima, faktor genetik/keturunan, dan lain-lain. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya dengan sunat.

Kakak dan Adik Tidak Boleh Disunat Bersamaan

Beberapa masyarakat percaya bahwa sunat yang dilakukan secara bersamaan oleh kakak dan adik akan membuat salah satu sunatnya bermasalah, terutama dalam hal penyembuhan.

Padahal, penyembuhan pascasunat ditentukan oleh perawatan dan kondisi kesehatan anak, bukan bersamaan atau tidaknya mereka disunat dengan saudara kandung.

Akan Menikah dengan Janda jika Menangis saat Disunat

Mitos menikah dengan janda ini biasanya digunakan untuk menakut-nakuti anak agar tidak menangis saat disunat. Padahal, faktanya, jodoh seseorang di masa depan sama sekali tidak ada hubungannya dengan menangis saat disunat atau tidak.

Berlari-lari Sebelum Sunat Bisa Keluar Banyak Darah saat Hari-H

Beberapa orang melarang anak mereka berlari-lari sejak tiga hari sebelum sunat. Alasannya, katanya akan keluar banyak darah saat disunat di hari-H. Padahal, biasanya darah bisa keluar banyak saat disunat karena anak sedang tegang, bukan karena berlari-lari sebelum hari-H.

Rekomendasi Klinik Sunat Berkualitas

konsul sunat
Sumber : Envanto

Anda mencari tempat sunat berkualitas yang aman dan nyaman? Jika iya, Circum by Mutiara Cikutra jawabannya! Ini adalah klinik sunat yang telah terdaftar resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Circum by Mutiara Cikutra juga didukung oleh tenaga medis profesional bersertifikat yang dipastikan ahli dan berpengalaman di bidangnya. Jadi, soal kualitas, Anda tidak perlu khawatir.

Di sini tersedia berbagai layanan sunat dengan metode unggulan berteknologi modern. Prosesnya aman, nyaman, cepat, dan minim rasa sakit. Sangat menarik, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda ke Circum by Mutiara Cikutra untuk pengalaman sunat berkualitas!

 

Referensi:

https://circum.id/

Adakah Pengaruh Sunat untuk Kesehatan Seksual? Yuk, Lakukan di Klinik Sunat KBP Berikut

Adakah Pengaruh Sunat untuk Kesehatan Seksual? Yuk, Lakukan di Klinik Sunat KBP Berikut

 Adakah Pengaruh Sunat untuk Kesehatan Seksual? Yuk, Lakukan di Klinik Sunat KBP Berikut

 

Kesehatan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk ketika menyangkut hal-hal sensitif yang masih sering dianggap tabu. Contohnya mengenai kesehatan seksual.

Nah, berbicara mengenai kesehatan seksual, sunat atau khitan menjadi salah satu prosedur medis yang sering disebut-sebut memiliki pengaruh kuat dengan hal ini. Lantas, benarkah demikian bahwa sunat memang berpengaruh terhadap kesehatan seksual? Jika iya, seperti apa hubungannya?

Berikut informasi selengkapnya untuk Anda terkait prosedur sunat, mulai dari manfaat sunat, pengaruhnya terhadap kesehatan seksual, hingga rekomendasi klinik sunat KBP berkualitas—khusus untuk Anda yang berada di Kota Baru Parahyangan dan sekitarnya. Penasaran? Yuk, simak!

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Sunat dan Manfaatnya

Sunat atau juga disebut “khitan” merupakan prosedur umum yang banyak dilakukan oleh laki-laki di berbagai belahan dunia. Ini merupakan prosedur medis berupa pemotongan atau pengangkatan kulit yang menutupi kepala penis (kulup).

Prosedur ini umumnya dilakukan karena berbagai faktor, seperti faktor agama atau kepercayaan, adat dan budaya, kebersihan, ataupun faktor medis alias kesehatan. Adapun dari segi kebersihan, sunat terbukti dapat meningkatkan kebersihan area genital laki-laki.

Dengan melakukan sunat, area kelamin menjadi lebih mudah dibersihkan. Terlebih karena berbagai tumpukan kotoran dan smegma biasanya memang banyak ditemukan di bawah kulup penis laki-laki yang tidak atau belum disunat.

Lantas, bagaimana dari segi kesehatan? Apa saja manfaat sunat? Berikut beberapa di antaranya:

  • Membantu mengurangi risiko infeksi salurah kemih (ISK).
  • Membantu mengurangi risiko kanker penis pada laki-laki.
  • Membantu mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan wanita.
  • Membantu menurunkan berbagai risiko terjangkit penyakit menular seksual (PMS).
  • Membantu mencegah dan menurunkan berbagai risiko gangguan pada penis, seperti fimosis, parafimosis, balanitis, dan lain-lain.

Pengaruh Sunat untuk Kesehatan Seksual

Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu manfaat kesehatan dari sunat yaitu dapat membantu mengurangi/menurunkan berbagai risiko penularan PMS alias penyakit menular seksual. Adapun penyakit-penyakit yang dimaksud seperti HIV/AIDS, sifilis, herpes genital, HPV (Human Papillomavirus), dan lain sejenisnya.

Berdasarkan hasil uji dari beberapa penelitian, laki-laki yang telah menjalani prosedur sunat cenderung lebih aman dari penularan penyakit seksual dibanding mereka yang tidak disunat.

Namun, bagaimana dengan pengaruh sunat untuk kesehatan seksual dari sisi lainnya? Misalnya dari segi fungsi seksual, sensitivitas, ataupun kepuasan seksual? Benarkah ada pengaruhnya?

Melansir laman ScienceDirect, setidaknya ada 36 penelitian yang membahas tentang pengaruh sunat terhadap berbagai aspek fungsi seksual, termasuk sensitivitas, sensasi, hingga kepuasan seksual.

Penelitian-penelitian tersebut melibatkan 40.473 pria secara total yang terdiri dari 20.931 pria yang telah disunat dan 19.542 pria yang belum disunat. Adapun rata-rata hasilnya menunjukkan bahwa sunat tidak memberikan dampak buruk secara keseluruhan terhadap kesehatan seksual mereka.

Baik terhadap sensitivitas penis, gairah seksual, sensasi saat berhubungan, fungsi ereksi, ejakulasi dini, durasi sebelum ejakulasi, orgasme, kepuasan seksual, kenikmatan, ataupun rasa sakit saat penetrasi.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa secara medis, sunat atau khitan pada pria tidak berpengaruh negatif terhadap kesehatan seksual, baik terhadap fungsi maupun tingkat kepuasannya.

Rekomendasi Klinik Sunat KBP

Bagi Anda yang berdomisili di Kota Baru Parahyangan (KBP), Anda bisa memercayakan urusan sunat Anda pada klinik sunat KBP Circum by Mutiara Cikutra.

Circum by Mutiara Cikutra cabang Kota Baru Parahyangan adalah klinik sunat KBP berkualitas yang telah terdaftar resmi dan memiliki izin dari Kementerian Kesehatan. Selain itu, klinik ini juga didukung oleh tenaga medis profesional bersertifikat yang ahli di bidangnya.

Di sini tersedia berbagai layanan sunat dengan metode-metode unggulan nan modern. Mulai dari sunat bayi, sunat anak, sunat untuk anak berkebutuhan khusus, sunat untuk anak gemuk, sunat remaja, sunat dewasa, reparasi sunat, hingga sunat massal.

Jika Anda mencari tempat sunat KBP yang aman, nyaman, dan prosesnya cepat, maka Circum by Mutiara Cikutra-lah jawabannya. Jadi, yuk, kunjungi kliniknya sekarang juga, yang berlokasi di Jalan Pariwarna Niaga Kulon nomor 11, Kertajaya, Bandung Barat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat!

Referensi:

https://circum.id/