Pendarahan Pascasunat: Penyebab, Penanganan, dan Rekomendasi Klinik Sunat Jaksel

Pendarahan Pascasunat: Penyebab, Penanganan, dan Rekomendasi Klinik Sunat Jaksel

Pendarahan Pascasunat: Penyebab, Penanganan, dan Rekomendasi Klinik Sunat Jaksel

pendarahan pasca sunat
Sumber : Envanto

Sunat (khitan) merupakan prosedur bedah minor yang banyak dilakukan oleh laki-laki dari berbagai usia, kalangan, dan latar belakang di seluruh dunia. Ini adalah tindakan pemotongan atau pengangkatan sebagian maupun seluruh kulit yang menutupi kepala penis (kulup).

Meskipun termasuk sebagai prosedur lazim yang umumnya aman, bukan berarti bahwa sunat tidak memiliki risiko sama sekali. Sama halnya dengan prosedur medis lain pada umumnya, ada kalanya tindakan sunat juga bisa memicu risiko-risiko tertentu, termasuk pendarahan pascasunat.

Pertanyaannya, mengapa pendarahan pascasunat bisa terjadi? Apa yang harus Anda lakukan jika mengalaminya? Berikut penjelasannya, lengkap rekomendasi klinik sunat Jaksel berkualitas dengan prosedur aman serta minim pendarahan di akhir artikel, khusus bagi Anda warga Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Pendarahan Pascasunat, Mengapa Bisa Terjadi?

pendarahan pasca sunat
Sumber : Envanto

Sesuai namanya, pendarahan pascasunat adalah pendarahan yang terjadi di area sunat setelah tindakan dilakukan. Ini merupakan salah satu jenis komplikasi yang cukup wajar terjadi. Namun, umumnya, komplikasi ini bersifat ringan dan dapat ditangani secara mandiri, setidaknya dalam kebanyakan kasus.

Kendati demikian, dalam sejumlah kasus tertentu, ada kalanya pendarahan pascasunat lebih baik dikonsultasikan dan ditangani oleh dokter secara profesional. Hal ini perlu Anda lakukan jika darah yang keluar terbilang banyak dan tidak kunjung berhenti.

Nah, lantas apa sebenarnya penyebab pendarahan pascasunat bisa terjadi? Secara umum, pendarahan biasanya disebabkan oleh pembuluh darah yang belum tertutup sempurna saat tindakan. Hal ini bisa terjadi karena jahitan terlepas atau area luka sunat mengalami gesekan atau tekanan yang keras/berlebihan.

Selain itu, aktivitas berat juga berpotensi membuat luka sunat kembali terbuka hingga menimbulkan pendarahan. Jadi, ada beberapa faktor yang dapat berperan dalam terciptanya kondisi ini, termasuk teknik/metode tindakan yang salah ataupun perawatan luka yang kurang optimal.

Namun, terkadang ada pula kondisi medis tertentu yang dapat memicu pendarahan. Misalnya, orang yang mengalaminya memiliki gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia yang mungkin tidak terdeteksi sebelum tindakan dilakukan.

Oleh sebab itu, sebelum menjalani prosedur sunat, dokter akan melakukan pemeriksaan awal guna memastikan bahwa pasien benar-benar memungkinkan untuk disunat.

Cara Menangani Pendarahan Pascasunat

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Jika Anda atau jagoan kesayangan mengalami pendarahan pascasunat, jangan langsung panik. Pertama, Anda harus memastikan apakah pendarahannya tergolong ringan atau berat.

Apabila hanya pendarahan ringan, setidaknya Anda masih bisa menanganinya secara mandiri dengan cara berikut:

  • Siapkan air bersih dan kasa yang steril.
  • Gunakan air bersih tersebut untuk membersihkan penis dan area sunat dari darah yang keluar.
  • Saat membersihkan area sunat yang mengalami pendarahan, pastikan Anda memperhatikan dari arah mana darah mengalir keluar.
  • Jika sudah menemukan arah dan sumber pendarahan, ambil kasa steril dan tekan area tersebut selama minimal dua menit untuk menghentikan pendarahan.

Untuk sunat dengan metode yang masa pemulihan pascasunat-nya masih menggunakan perban, pastikan Anda mengganti perban sebelumnya dengan perban yang bersih.

Namun, hindari memaksa membuka perban ketika kondisi kering. Hal ini penting agar jaringan yang mengering tidak ikut menempel pada perban sehingga berpotensi memicu luka baru atau bahkan pendarahan berulang.

Jadi, sebelum membuka perban sebelumnya, Anda bisa membasahinya terlebih dahulu dengan cairan saline steril. Lalu, hindari juga aktivitas berat dan pastikan Anda menggunakan pakaian nyaman, longgar, serta berbahan lembut guna menghindari gesekan terhadap luka.

Rekomendasi Klinik Sunat Jaksel, Minim Risiko Pendarahan

Meski pada dasarnya akan selalu ada kemungkinan risiko seperti pendarahan pascasunat, setidaknya Anda bisa meminimalkannya dengan melakukan sunat di tempat sunat tepercaya.

Nah, khusus bagi Anda warga Jakarta Selatan dan sekitarnya, Anda bisa memercayakan segala urusan sunat Anda kepada klinik sunat Jaksel Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat Jaksel Circum by Mutiara Cikutra adalah klinik sunat berkualitas yang telah terdaftar secara resmi dan memiliki izin Kementerian Kesehatan. Selain itu, klinik ini juga didukung oleh dokter profesional bersertifikat yang ahli di bidangnya.

Begitu pula dengan berbagai metode sunat modern pilihan berteknologi tinggi yang ditawarkan. Prosesnya dijamin aman, cepat, minim rasa sakit, serta minim risiko pendarahan. Pasalnya, semua tindakan dilakukan secara hati-hati dengan teknik yang tepat dan akurat.

Bagaimana? Anda Tertarik? Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda ke klinik sunat Jaksel Circum by Mutiara Cikutra yang berlokasi di Karinda Plaza, Perum Bumi Karang Indah, Jl. Karang Tengah Raya B1 No. 23, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan!

 

Referensi:

https://circum.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *