Kenali Hipospadia pada Anak: Gejala, Penanganan, dan Pilihan Sunat Depok Terbaik

Kenali Hipospadia pada Anak: Gejala, Penanganan, dan Pilihan Sunat Depok Terbaik

Kenali Hipospadia pada Anak: Gejala, Penanganan, dan Pilihan Sunat Depok Terbaik

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Setiap orang tua pastinya ingin yang terbaik untuk buah hati mereka, termasuk keinginan agar tumbuh kembang jagoan kesayangan berjalan optimal tanpa hambatan apa pun.

Sayangnya, ada beberapa kondisi bawaan pada anak yang bisa terjadi sejak lahir dan memerlukan perhatian serta penanganan khusus. Salah satunya yaitu hipospadia. Sebagai orang tua, Anda perlu memahami kondisi ini dengan baik agar Anda dapat mengambil langkah tepat sejak dini.

Lantas, apa itu hipospadia? Apa penyebabnya dan bagaimana gejalanya? Bisakah anak dengan kondisi ini disunat? Yuk, para orang tua, simak penjelasannya dalam artikel berikut, lengkap rekomendasi klinik sunat Depok bagi Anda yang tinggal di Depok dan sekitarnya!

Penyebab dan Gejala Hipospadia

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Hipospadia merupakan salah satu kelainan urologi bawaan pada saluran kemih laki-laki yang cukup banyak terjadi. Ini adalah kondisi ketika lubang uretra atau lubang kencing tidak terletak di tempat yang seharusnya.

Alih-alih berada di posisi normal alias di ujung penis, lubang kencing penderita hipospadia justru terletak di bagian sekitar penis lainnya. Misalnya di tengah batang penis, di bagian bawah penis, atau bahkan di skrotum (buah zakar).

Apabila hipospadia tidak ditangani, maka anak akan kesulitan buang air kecil dan bahkan ketika dewasa kelak, mereka juga bisa kesulitan untuk melakukan hubungan seksual.

Hingga kini, penyebab pasti hipospadia belum bisa diketahui. Namun, yang jelas kondisi ini terjadi karena adanya gangguan perkembangan saluran uretra dan kulup ketika janin masih berada di dalam kandungan.

Adapun beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko anak mengalami hipospadia, antara lain:

  • Faktor genetik/keturunan.
  • Menderita diabetes dan obesitas saat hamil.
  • Mengandung di saat usia sudah 35 tahun ke atas.
  • Melakukan terapi hormon guna merangsang kehamilan.
  • Gangguan hormon yang mengganggu pembentukan uretra pada janin.
  • Faktor lingkungan, sebagaimana pendapat para ahli, misalnya ibu terpapar zat tertentu seperti pestisida atau asap rokok selama masa kehamilan.

Sementara itu, untuk mengetahui anak menderita hipospadia atau tidak, berikut beberapa gejala yang dapat Anda perhatikan:

  • Aliran urine melemah.
  • Sulit buang air kecil hingga butuh mengejan.
  • Penis tampak melengkung ke bawah, khususnya ketika ereksi.
  • Kulup tidak normal, biasanya hanya menutupi bagian atas kepala penis.
  • Percikan urine tidak normal, cenderung menyebar dan tidak lurus ke depan.

Penanganan Hipospadia, Bisakah Disunat?

konsultasi sunat
Sumber : Envanto

Hipospadia mungkin memang terdengar menakutkan bagi sebagian orang, tetapi Anda tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, hipospadia tetap bisa ditangani sehingga anak pun dapat tumbuh normal dengan fungsi saluran kemih serta fungsi seksual yang baik.

Bahkan ada kasus hipospadia yang bisa sembuh sendiri seiring bertambahnya usia sehingga tidak membutuhkan penanganan. Misalnya apabila posisi lubang uretra terletak sangat dekat dari posisi normal yang seharusnya—terlebih jika bentuk penis pun tidak melengkung.

Berbeda halnya jika lubang uretra terletak jauh dari posisi normal yang seharusnya. Jika anak Anda mengalami kondisi seperti ini, maka kemungkinan penanganan dengan operasi akan diperlukan.

Adapun waktu paling ideal melakukan operasi untuk kasus hipospadia ini adalah ketika bayi masih berusia 6-12 bulan—dan apabila kondisinya sangat parah, maka operasi bisa dilakukan lebih dari satu kali.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, bisakah anak dengan hipospadia disunat? Jawabannya “tidak”.  Sebab, kulup penis anak nantinya bisa digunakan untuk jaringan pembuatan saluran kemih, sebagaimana dilansir dari laman Antara.

Sementara itu, anak penderita hipospadia yang sudah menjalani operasi rekonstruksi tidak perlu disunat lagi karena hasilnya sudah berakhir seperti disunat. Jadi, perlu Anda ingat bahwa jangan sampai menyunat anak sebelum mereka dioperasi (jika anak mengalami hipospadia parah yang tidak bisa sembuh sendiri).

Rekomendasi Klinik Sunat Depok Terbaik

Berbicara tentang sunat, salah satu rekomendasi klinik sunat Depok terbaik yang dapat Anda, warga Depok dan sekitarnya, andalkan adalah Circum by Mutiara Cikutra.

Klinik sunat Depok Circum by Mutiara Cikutra telah terdaftar resmi dan berizin Kementerian Kesehatan. Selain itu, klinik ini juga didukung oleh tenaga medis profesional dan berbagai layanan sunat berkualitas dengan metode-metode modern pilihan berteknologi tinggi.

Nah, bagi Anda yang tertarik, Anda bisa datang langsung ke klinik sunat Depok Circum by Mutiara Cikutra yang beralamat di Grand Depok City Sektor Verbena Blok G No. 12, Kota Depok, Jawa Barat.

Yuk, segera jadwalkan kunjungan Anda bersama jagoan kesayangan!

 

Referensi:

https://circum.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *