Panduan untuk Orang Tua, Begini Cara Siapkan Anak Hadapi Sunat Tanpa Trauma

Panduan untuk Orang Tua, Begini Cara Siapkan Anak Hadapi Sunat Tanpa Trauma

Panduan untuk Orang Tua, Begini Cara Siapkan Anak Hadapi Sunat Tanpa Trauma

pasca sunat
Sumber : Envanto

Bagi beberapa keluarga, sunat merupakan salah satu tahapan penting dalam tumbuh kembang buah hati. Tak heran, prosedur ini bisa memunculkan beragam jenis perasaan, baik bagi anak selaku calon pasien sunat maupun orang tua yang akan mendampingi mereka.

Umumnya, orang tua akan merasa bingung, cemas, dan khawatir ketika anak akan menjalani prosedur sunat. Kekhawatiran ini biasanya berasal dari keinginan agar prosedur berjalan lancar tanpa kendala, apalagi trauma.

Oleh karena itu, sebagai orang tua, penting bagi Anda mengetahui bagaimana cara menyiapkan anak agar benar-benar siap disunat tanpa merasa trauma sedikit pun.

Nah, berikut panduan lengkapnya untuk Anda, termasuk rekomendasi klinik sunat Purwakarta berkualitas di akhir artikel—khusus bagi Anda yang berdomisili di Purwakarta dan sekitarnya. Yuk, simak!

Mengapa Rasa Trauma Bisa Muncul Setelah Disunat?

anak takut
Sumber : Envanto

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), trauma adalah keadaan jiwa atau tingkah laku yang tidak normal sebagai akibat dari tekanan jiwa atau cedera jasmani. Rasa trauma ini biasanya muncul karena pengalaman buruk akan sesuatu atau rasa takut yang tidak dikelola dengan baik.

Nah, pertanyaannya, dalam kasus sunat, mengapa trauma bisa muncul pada beberapa orang setelah mereka menjalaninya?

Umumnya, trauma sunat dapat muncul karena pengalaman buruk yang dialami saat disunat. Hal ini termasuk rasa nyeri dan rasa takut yang terus membayangi. Terutama pada anak yang rata-rata persepsi akan rasa sakitnya masih sangat dipengaruhi oleh emosi dan imajinasi berlebihan.

Lalu, ketika anak menghadapi sunat dengan kondisi yang tidak prima, seperti diliputi cemas, takut, atau bahkan merasa terpaksa, otak bisa merekam perasaan-perasaan tersebut sebagai pengalaman yang tidak menyenangkan.

Terlebih, prosedur sunat memang melibatkan pemotongan kulup di area vital yang bagi sebagian anak merupakan hal menakutkan. Apalagi jika mereka belum benar-benar memahami apa yang sedang terjadi.

Namun, selain faktor internal atau psikologis dari anak itu sendiri, rasa trauma akan sunat juga bisa muncul karena lingkungan. Bahkan beberapa anak terkadang sudah merasa takut duluan bahkan sebelum menjalaninya akibat cerita-cerita menyeramkan tentang sunat yang berlebihan dari teman-teman sebaya maupun orang sekitar mereka.

Panduan Menghadapi Sunat Anak Tanpa Trauma

konsultasi sunat anak
Sumber : Envanto

Bagi orang tua, Anda memegang peran yang sangat penting dalam menyukseskan prosedur sunat anak tanpa trauma. Nah, berikut beberapa panduan yang dapat Anda coba terapkan untuk mewujudkan hal tersebut:

Memberikan Penjelasan yang Jujur

Anak perlu tahu hal apa yang akan mereka hadapi—dalam hal ini sunat. Oleh karena itu, jelaskanlah secara jujur apa itu sunat, termasuk manfaat dan prosedurnya. Jangan lupa gunakan bahasa sederhana yang mudah dimengerti.

Melibatkan Anak dalam Persiapan Sunat

Turut melibatkan anak dalam persiapan sederhana terkait sunat akan membuat mereka merasa tetap memegang kendali atas apa yang akan mereka jalani. Dengan kata lain, anak tidak akan merasa terpaksa. Hal ini bisa berupa pemilihan waktu sunat, pakaian yang akan dipakai di hari tersebut, dan lain sejenisnya.

Memilih Klinik Sunat Berkualitas yang Ramah Anak

Tempat sunat yang berkualitas, seperti lingkungannya bersih dan didukung oleh tenaga medis profesional ramah anak, tentunya akan akan membuat pengalaman sunat menjadi lebih menyenangkan.

Membangun Suasana Emosional yang Nyaman dan Bersikap Suportif

Sikap orang tua nyatanya dapat memengaruhi kondisi emosional anak. Jadi, penting bagi Anda untuk bersikap suportif dan membangun suasana yang nyaman seperti menghindari cerita-cerita menakutkan tentang sunat dan lain sebagainya.

Mendampingi Anak saat Proses Sunat Berlangsung dan Selama Masa Pemulihan

Mendampingi anak, baik saat proses sunat berlangsung maupun selama masa pemulihan, akan memberikan rasa aman bagi mereka. Termasuk perasaan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi hal tersebut.

Rekomendasi Klinik Sunat Purwakarta, Tanpa Trauma dan Minim Rasa Sakit

klinik sunat Purwakarta yang berkualitas dapat Anda andalkan adalah Circum by Mutiara Cikutra. Klinik sunat Purwakarta satu ini telah berizin resmi Kementerian Kesehatan dan didukung oleh tenaga medis profesional ramah anak serta berbagai metode sunat modern berteknologi canggih yang prosesnya aman, cepat, dan minim rasa sakit.

Jadi, untuk solusi sunat tanpa trauma, yuk percayakan pada klinik sunat Purwakarta Circum by Mutiara Cikutra yang berlokasi di Gedung Apotek Avicena Lantai 2, Jl. Veteran No. 177!

 

Referensi:

https://circum.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *